Tanda-tanda Tak Wajar Dalam Menghadapi Krisis, Berikut Saran Psikolog

- 17 Oktober 2020, 16:45 WIB
Ilustrasi- Sedih. /Pixabay/PDPics /

MIKROFON.ID - Ada sejumlah tanda tak wajar saat seseorang menghadapi krisis, termasuk di masa pandemi Covid-19 ini.

Menurut Psikolog klinis anak dan keluarga dari Tiga Generasi, Saskhya Aulia Prima, tanda itu salah satunya adalah merasa kesepian berkepanjangan. Kondisi tersebut bisa terjadi saat tak ada dukungan dari lingkungan sekitar termasuk keluarga.

“Memang saat krisis tidak dipungkiri ada sesuatu yang berubah, tetapi kita harus lihat yang masih wajar apa. Bosan tapi enggak ngapa-ngapain, sedih mulu ini tanda kita harus melakukan sesuatu untuk kesehatan mental,” katanya dalam webinar "Sehat Jiwa untuk Semua", Sabtu, 17 Oktober 2020, seperti dikutip Antara.

Baca Juga: Mengapa Orang Senang di Tengah Kerumunan? Simak Penjelasan Psikolog

Selain kesepian, menurut dia, semua deadline atau pekerjaan tidak ada yang bisa diselesaikan, lalu mengalami perasaan tidak nyaman secara berkepanjangan dan muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri, atau bahkan sampai mengakhiri hidup juga dianggap hal yang sangat tak wajar.

Tanda lainnya, tambah dia, seseorang sama sekali tidak termotivasi untuk bekerja dan berusaha, malah sampai melakukan kekerasan pada anggota keluarga juga menjadi tanda tak wajar saat menghadapi krisis.

Sebaliknya, tergolong wajar saat seseorang merindukan masa sebelum pandemi Covid-19, ingin travelling, keluar rumah untuk bertemu teman, atau sedang menemukan kebosanan dan kejenuhan, takut membaca berita tak benar, sesekali berkonflik dengan anggota keluarga dan mempertanyakan masa depan.

“Ini wajar karena kita semua sedang mengalami ini,” tutur Saskhya.'

Baca Juga: Masyarakat Bawah Paling Terdampak Resesi, Haruskah Nilai BLT Ditingkatkan? Simak Penjelasan Ekonom

Dia menyarankan sebagai orangtua tahu kebutuhan terutama pada hal-hal yang membuat nyaman serta paham pada sesuatu yang membuat emosi terpancing.

Halaman:

Editor: Ivan W.

Sumber: Antaranews.com


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X