22 Tentara Hilang Akibat Longsor di Vietnam, Wamenhan: Kami Mengalami Malam Tanpa Tidur Lagi

- 18 Oktober 2020, 11:17 WIB
Ilustrasi- Tanah longsor. /Pixabay/gtaranu /

MIKROFON.ID - Sedikitnya 22 tentara hilang di provinsi tengah Vietnam, Quang Tri, akibat longsor menerjang wilayah tersebut Minggu pagi 18 Oktober 2020.

Demikian pernyataan yang disampaikan pemerintah setempat. Bencana itu terjadi di saat negara Asia Tenggara itu memerangi banjir terparah dalam beberapa tahun.

Hujan deras sejak awal Oktober telah menyebabkan banjir dan tanah longsor yang telah menewaskan sedikitnya 64 orang di Vietnam tengah, dengan perkiraan curah hujan yang lebih tinggi akan terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga: Waspadai Potensi Hujan Lebat Sepekan Ke Depan, Simak Penjelasan BMKG

Tanah longsor menghantam barak unit Wilayah Militer ke-4 Vietnam, sebut pemerintah dalam sebuah pernyataan di situsnya, beberapa hari setelah tanah longsor menewaskan 13 orang, kebanyakan tentara, di provinsi tetangga Thua Thien Hue.

"Kami mengalami malam tanpa tidur lagi," kata Phan Van Giang, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Vietnam, kepada wartawan pada hari Minggu 18 Oktober 2020, dilansir Reuters seperti dikutip rri.co.id.

Laporan media pemerintah mengatakan pada hari Minggu, air di sungai di provinsi Quang Tri naik ke level tertinggi dalam lebih dari 20 tahun.

Baca Juga: Insinyur Sedunia Perlu Berkolaborasi Hadapi Pandemi Covid-19, Ini Peran Bioengineer

Di provinsi Thua Thien Hue, tim penyelamat terus berjuang melawan hujan deras saat mereka mencari setidaknya 15 pekerja konstruksi hilang dan dikhawatirkan tewas setelah tanah longsor pada awal pekan di daerah pegunungan.

Hujan deras hingga 600 milimeter akan berlanjut di beberapa bagian Vietnam tengah hingga Rabu, sebut badan cuaca Vietnam pada Minggu.***

Halaman:

Editor: Ivan W.

Sumber: Reuters, rri.co.id


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X