Apakah Odapus Akan Melahirkan Anak Penyandang Lupus Juga?

- 24 Oktober 2021, 13:36 WIB
Banyak kekhawatiran mengenai apakah Odapus setelah menikah nantinya akan melahirkan anak penyandang Lupus Juga. Simak penjelasannya berikut.
Banyak kekhawatiran mengenai apakah Odapus setelah menikah nantinya akan melahirkan anak penyandang Lupus Juga. Simak penjelasannya berikut. /Direktorat P2PTM Kemenkes RI/@p2ptmkemenkesRI

MIKROFON.ID - Penyakit Lupus merupakan salah satu penyakit yang mematikan di dunia. Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terdapat sekitar 550 jiwa meninggal akibat Lupus di tahun 2016.

Apa itu Lupus?

Lupus, atau lengkapnya Lupus Eritematosus Sistemik (LES) adalah penyakit autoimun sistemik yang ditandai dengan adanya autoantibodi terhadap autoantigen, pembentukan kompleks imun, dan disregulasi sistem imun.

Lupus dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa organ tubuh. LES dapat menyerang satu atau lebih sistem organ.

Dengan merujuk pada data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online 2016 Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI menyebutkan terdapat 2.166 pasien rawat inap yang didiagnosis penyakit lupus.

Tren ini meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2014, dengan ditemukannya 1.169 kasus baru.

Apakah Odapus Akan Melahirkan Anak Penyandang Lupus Juga?

Banyak kekhawatiran di tengah masyarakat mengenai apakah Odapus (Orang dengan Lupus) setelah menikah nantinya akan melahirkan anak penyandang Lupus juga?

Berikut ini penjelasan Profesor Zubairi Djoerban, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang disarikan Yayasan Lupus Indonesia yang diunggah melalui akun Twitter-nya pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Menurut Prof. Zubairi, genetik memang merupakan salah satu faktor, "Kenyataannya itu banyak dari saudara kembar identik yang sama-sama menyandang Lupus."

Peningkatan jumlah penyandang Lupus yang merupakan saudara dari Odapus menjadi salah satu indikasi bahwa genetik menjadi salah satu faktor penyebab Lupus.

Halaman:

Editor: I Haris

Sumber: Yayasan Lupus Indonesia


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X