UPI Memandang Pentingnya Guru Diberi Pelatihan Promosi Terpadu dan Pasar Digital

- 2 November 2021, 17:27 WIB
Pengabdian masyarakat dari Departemen Pendidikan Seni Rupa FPSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan pelatihan dan diskusi virtual bersama SMKN 14, pada 6 dan 7 Oktober 2021. Adanya wabah Covid-19 menjadikan dunia digital semakin kuat pengaruhnya atau setidaknya mengubah kita dalam berkomunikasi, bertransaksi.
Pengabdian masyarakat dari Departemen Pendidikan Seni Rupa FPSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan pelatihan dan diskusi virtual bersama SMKN 14, pada 6 dan 7 Oktober 2021. Adanya wabah Covid-19 menjadikan dunia digital semakin kuat pengaruhnya atau setidaknya mengubah kita dalam berkomunikasi, bertransaksi. /Dok.Pengabdian masyarakat dari Departemen Pendidikan Seni Rupa FPSD UPI./

MIKROFON.ID - Pengabdian masyarakat dari Departemen Pendidikan Seni Rupa FPSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan pelatihan dan diskusi virtual bersama SMKN 14, pada 6 dan 7 Oktober 2021.

Anggota Riset dan Pengabdian pada Masyarakat dari Departemen Pendidikan Seni Rupa FPSD UPI, Ardiyanto, mengatakan, pelatihan ini merupakah rangkaian hasil penelitian yang diketuai oleh Zakiah Pawitan dengan anggota Dr. Dadang dan Ardiyanto, yang berjudul “Pola Pikir Disruptif Pada Pergerakan Era Digital”.

Topik ini menekankan untuk menggali informasi berkenaan dengan pola berpikir platform-platform digital yang telah mengubah banyak sistem atau cara kerja perusahaan, di antaranya cara kerja desainer ketika menganalisa perilaku atau behavior masyarakat saat ini.

Ada pun ekstensifikasi dari penelitian ini adalah dideseminasikan atau disebarluaskan serta dikaitkan dengan kenyataan bahwa SMKN 14 Bandung memiliki 9 jurusan industri kreatif dan wadah bridging industry yakni Technopark yang dihasilkan siswa dan gurunya.

Ardiyanto mengatakan, permasalahannya saat ini adanya kendala dengan bagaimana banyaknya produk yang dihasilkan bisa dipasarkan pada platform digital.

Baca Juga: Telusur Tanda, Pameran Studi Hasil Terobosan Artistik Mahasiswa UPI

“Kendala lain yang ditemui adalah perlunya para guru dibekali wawasan perancangan serta strategi komunikasi promosi pada pasar digital. Kondisi tersebut mengakibatkan belum memiliki model pemasaran digital untuk mempromosikan semua potensi yang ada di SMKN 14 Bandung,” tuturnya.

Ardiyanto menambahkan, pengabdian masyarakat dari departemen pendidikan seni rupa FPSD UPI yang disajikan dalam format pelatihan dan diskusi virtual bertujuan guna mencari dan menemukan model pemasaran yang sesuai kondisi Technopark SMKN 14.

“Wadah sebagai embrio bisnis serta bridging industry bagi khalayak luas yang strategis. Di samping itu meningkatkan pengetahuan warga sekolah pada dunia usaha, lebih khusus pengenalan konsep dasar dalam pemasaran digital,” katanya.

Halaman:

Editor: Muhammad Fikry Mauludy


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X