Masyarakat Bawah Paling Terdampak Resesi, Haruskah Nilai BLT Ditingkatkan? Simak Penjelasan Ekonom

- 16 Oktober 2020, 20:49 WIB
Ilustrasi warga menerima BLT. /ANTARA /

MIKROFON.ID - Masyarakat berkemampuan ekonomi menengah ke bawah dan rentan miskin, merupakan lapisan sosial paling terdampak resesi.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, mengusulkan agar pemerintah menaikkan bantuan langsung tunai (BLT) yang sebesar Rp600 ribu per orang, menjadi Rp1,2 juta per orang per bulan.

“Saat ini belum mencukupi karena BLT misalnya hanya Rp600 ribu per orang per bulan. Idealnya Rp1,2 juta per bulan per orang dengan asumsi setiap orang menanggung tiga anggota keluarga,” ujar Bhima, di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2020, seperti dilansir Antara.

Baca Juga: Doni Monardo Apresiasi Ketangguhan Masyarakat Garut Dalam Menghadapi Bencana, Ini Penjelasannya

Bhima menjelaskan, masyarakat yang termasuk dalam kelompok 40 persen terbawah akan sangat terdampak resesi.

Saat resesi, masyarakat diimbau untuk memiliki tabungan dan dana darurat yang cukup guna mengantisipasi berkurangnya atau bahkan hilangnya pendapatan. "Namun, kelompok ini bahkan tidak memiliki tabungan karena pendapatan yang didapat sudah habis untuk memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujarnya.

Pemandangan kontras justru terjadi pada kelompok menengah atas. Kelompok ini saat pandemi Covid-19 dan saat gejala resesi terjadi justru menimbun dananya di produk tabungan yang mudah dicairkan, atau produk investasi surat berharga pemerintah untuk memperoleh keuntungan jangka panjang. Dalam jangka pendek, mereka cenderung melipatgandakan dana darurat untuk mengantisipasi jika resesi ekonomi terjadi secara berkepanjangan.

Baca Juga: Usulan Mobil Dinas KPK Disorot, Berikut Sikap Tegas Dewan Pengawas

“Sementara itu kelas menengah atas uangnya masih ada tapi disimpan di bank atau di surat utang pemerintah,” ujar Bhima.

Jika melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memang terdapat pertumbuhan simpanan masyarakat di perbankan yang cukup signifikan terutama untuk tabungan dengan nominal besar.

Halaman:

Editor: Ivan W.

Sumber: Antaranews.com


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X