Dicari-cari Selama 6 Hari, Oih dan Ara Ditemukan Berpegangan Tangan di Tengah Laut

- 18 Oktober 2020, 22:24 WIB
Dua nelayan hilang, di Sayangheulang Garut, ditemukan di Cilacap, Jawa Tengah. /Dok. Petugas SAR/

MIKROFON.ID - Berpegangan tangan, bagi mereka yang sedang kasmaran, seolah menunjukkan keromantisan. Namun, berpegangan tangan juga adalah salah satu tips agar terhindar dari hal-hal yang mengancam nyawa.

Ini bisa dilihat saat orang tua memegang tangan anaknya yang masih kecil di jalanan, agar terhindar dari celaka. Atau bisa juga, seorang anak yang sudah dewasa memegang orang tuanya yang sudah sepuh agar tidak terjatuh.

Beda lagi dengan yang dialami Oih Somantri, 57 tahun dan Ara Priatna, 62 tahun. Keduanya adalah nelayan asal Pantai Sayangheulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Baca Juga: Pelaku Perdagangan Manusia Beraksi di Tengah Covid-19, Sasar Pengangguran dan Anak Putus Sekolah

Berpegangan tangan sangat bermakna bagi dua nelayan tua tersebut. Berkat berpegangan tangan serta campur tangan ilahi, keduanya selamat setelah 6 hari terombang-ambing di laut lepas.

Ceritanya, kedua orang nelayan tersebut melaut pada Sabtu 10 Oktober 2020 silam. Seperti biasanya, mereka melaut hanya sehari semalam. Jadi, seharusnya pada Minggu 11 Oktober 2020, keduanya sudah tiba kembali di Pantai Sayangheulang dan berkumpul bersama keluarga.

Namun, hingga Senin 12 Oktober 2020, mereka belum juga kembali. Keluarga Oih dan Ara resah. Mereka pun melaporkan kepada pihak berwenang tentang belum kembalinya Oih dan Ara.

Baca Juga: Bukan Hanya Evra, Ini Dia Pemain Lain yang Pernah Terlibat Skandal Asmara

Tim SAR Gabungan yang menerima laporan pada pukul 14.00, segera melakukan pencarian terhadap kapal bernama Tri Pilihan bermesin 15 Pk dengan juru mudi bernama Ois (52) dan ABK bernama Ara (55). Hingga hari kelima, tim SAR belum juga menemukan keduanya walaupun telah melakukan penyisiran di laut.

Halaman:

Editor: R. Rosliany

Sumber: Pikiran Rakyat


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X