Meluncur di Hari Musik, Exploratorium Musik Bandung Rilis Mini Museum

- 8 Maret 2021, 18:40 WIB
Di Rumah Komuji Indonesia, Exploratorium Musik Bandung menggelar display mini rencana museum jejak perjalanan perkembangan musik Bandung.
Di Rumah Komuji Indonesia, Exploratorium Musik Bandung menggelar display mini rencana museum jejak perjalanan perkembangan musik Bandung. /mikrofon.id./

MIKROFON.ID - Dalam rangka Hari Musik, Komunitas Musisi Mengaji (Komuji), Bandung Music Council, dan Jendela Ide, berkolaborasi untuk meluncurkan program Eksploratorium Musik Bandung dalam acara "Road to Exploratorium Musik Bandung #1," yang digelar Selasa, 9 Maret 2021.

Exploratorium Musik Bandung adalah sebuah program jangka panjang, yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekosistem musik di Bandung, dengan mendirikan sebuah wadah yang menjadi inkubator dari ekosistem musik itu sendiri.

Ke depan, akan hadir kegiatan rutin ekosistem musik yang terintegrasi mulai dari hulu hingga ke hilir.

Acara ‘Road to Exploratorium Musik Bandung #1,’ ini adalah media yang merepresentasikan Eksploratorium Musik Bandung dalam versi ‘Mini’, sebagai gambaran dari sebagian penting yang akan ada di Exploratorium.

Baca Juga: Lewat Festival Merawat Beda, Komuji Kolaborasikan Seni Rupa, Musik, dan Sastra

Acara ini diselenggarakan dalam format offline dan online. Kegiatan offline digelar di Rumah Komuji Indonesia, Bandung dengan menyajikan sederet display mini dari rencana museum yang menjadi jejak perjalanan perkembangan musik Kota Bandung.

Pameran ini melibatkan Rumah Musik Hari Roesli Alm yang menjadi salah satu perwakilan Maestro Musik Bandung. Selain itu, terdapat aksi Kendang dari komunitas Kendangers Bandung, alat-alat musik inovasi teknologi dari Kang Indra Fardiansyah, Motio Labs Indonesia yang merupakan penggagas aplikasi kursus musik online, serta komunitas kreatif Sembilan Matahari.

Pameran ini akan berlangsung mulai 9 hingga 11 Maret, dengan jam kunjungan dari 12.00 hingga 20.00 WIB.

Baca Juga: Komunitas Musisi Mengaji Rilis Segudang Karya Lewat Festival “Merawat Beda”

Halaman:

Editor: Muhammad Fikry Mauludy


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X